You are here
Home > Berita Indonesia > Kasus Korupsi Irman Gusman Minta Bagi Hasil

Kasus Korupsi Irman Gusman Minta Bagi Hasil

Kasus Korupsi Irman Gusman Minta Bagi Hasil

Kasus Korupsi Irman Gusman Minta Bagi Hasil – Mantan Ketua Dewan Perwakilan Daerah ( DPD ) Irman Gusman yang meminta bagi hasil keuntungan pengiriman Gula Impor Perum Bulog kepada pemilik CV Semesta Berjaya ( SB ),dengan sebesar Rp.300 / Kilogramnya.

“Pak Irman Gusman bertanya situasi harga pasar,saya hanya menyampaikan bermacam-macam harga,tapi ada penawaran harga dari Jakarta dengan harga Rp.12.200/Kilogramnya.Kemudian Bapak Irman Gusman mengatakan kalau harga perum Bulog Rp.11.500 /Kg.Jadi,dia juga berminat untuk melakukan bisnis ini,jadi kita bagi dua hasilnya”Ujar memi dalam sidang pemeriksaan terdakwa dalam sidang di pengadilan Tindak Pidana Korupsi ( Tipikor ) Jakarta,Selasa ( 29 November 2016 ).

“Saat itu saya juga sudah menyampaikan kalau saya sudah mengajukan Purchasing Order ( PO ) sebanyak 3.000 Ton dengan tujuan pelabuhan Sumatera Barat,tapi belum ada kabar juga lalu saya pulang,setelah saya pulang besoknya saya lihat ada miscall ( panggilan tidak terjawab ) dari bapak Djarot,kepala Bulog”Ujarnya.
Memi pun mengaku bahwa gembira karena sudah dapat berkomunikasi langsung dengan Direktur Utama Bulog Djarot Kusumayakti.

“Karena kita orang awam di hubungi bapak Djarot,saya sudah cukup gembira,berati Pak Irman Gusman sudah menghubungi dan saya segera hubungi Bapak Djarot kembali,saya sampaikan kepada bapak Djarot agar gula dengan destinasi Pelabuhan Padang dan kami hanya menunggu saja.Kemudian dapat informasi dari Pak Benhur ( Kepala Perum Bulog Divre Sumatera Barat ) ada kemungkinan bisa terus melakukan pengiriman dan saya sampaikan ke bapak Irman Gusman juga”Ujarnya.
Menurut dari Benhur,telah setuju mengirim 1.000 Ton gula dari Jakarta.Memi melanjutkan ke Jakarta untuk melihat stock gula Bulog di gudang Kelapa Gading.Tapi dia di larang masuk sebelum membayar Gula tersebut yaitu Rp.11.500 / Kilo nya untuk 1.000 Ton Gula.

“Satu kali pembayaran senilai Rp.11,5 Milliar,baru saat kami melihat gulanya ternyata tidak sesuai harapan kita,karena kami berharap gula Kristal Putih tapi stoknya yaitu gula Halus,dan ada tulisan Rafinasi dan tidak ada tulisan SNI tapi terpaksa harus ambil”Ujarnya.

 

Top
Judi Online | Poker Online | Agen Bola
Cerita Sex |
Judi Poker Online |
Situs Judi Poker Online